Selasa, 22 Januari 2013

Zat Berbahaya dalam Makanan

Saat ini di pasaran masih banyak terdapat bahan-bahan tambahan makanan berbahaya pada sejumlah produk pangan olahan industri rumah tangga dan industri kecil. Hal itu terjadi karena kurangnya wawasan pengusaha terhadap keamanan pangan (food safety).
Banyak contoh pelanggaran telah terjadi di lapangan, sebagai wujud ketidaktahuan akan resiko bahaya yang tersembunyi di balik tindakan tersebut. Sebagai contoh ada pedagang ikan asin yang menyemprotkan obat pembasmi serangga (nyamuk) ke ikan-ikan asin dagangannya dengan tujuan agar dagangannya tidak dikerubungi lalat. Akhirnya, zat ber-racun obat nyamuk tersebut malahan menempel pada ikan asinnya.
Praktisi di Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) beberapa kali menemukan produk-produk seperti sirup, mie, tahu, bakso mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia, seperti : pengawet berbahaya (benzoat, formalin, dll.), pengenyal berbahaya (boraks, dll.), pewarna berbahaya (Rhodamin-B, Methanyl Yellow, dll.), Pemanis buatan (aspartame, sorbitol, dll.) dan bahan tambahan lain dengan dosis yang berlebihan.

Secara kasat mata memang agak sulit untuk menentukan apakah produk pangan olahan yang ditemukan mengandung bahan-bahan kimia berbahaya atau tidak. Apalagi bila dosisnya sangat sedikit. Akan tetapi, apabila dosisnya cukup banyak, maka kita bisa mengetahuinya dari penampilan luar yang nampak nyata (penampilan visual).

Dasar hukum pelarangan :
Untuk menjaga kesehatan manusia, maka ada beberapa regulasi pemerintah yang mengatur hal ini, seperti :
  1. Undang-undang Pangan No. 8 Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen.
  2. Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI No. 208/Menkes/Per/IV/85, tentang Pemanis Buatan. Pemanis buatan hanya digunakan untuk penderita diabetes (sakit gula dan penderita yang memerlukan diet rendah kalori, yaitu : aspartame, Na sakarin, Na siklamat, dan sorbitol.
  3. Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 1998, tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan),
  4. Peraturam Pemerintah No. 69 Tahun 1999, tentang Label dan Iklan Pangan.
Macam-macam bahan kimia berbahaya:
Bahan kimia yang digunakan sebagai tam-bahan makanan yang dikategorikan berbahaya di antaranya adalah sebagai berikut :
1. Pengawet Berbahaya
Biasanya terdapat dalam bentuk : Formalin, Benzoat (bila terlalu banyak), dll.
2. Pewarna Berbahaya
Biasanya terdapat dalam bentuk : pewarna merah Rhodamin-B, pewarna kuning Methanyl Yellow, dll.
3. Pemanis Buatan (yang berlebihan)
Biasanya terdapat dalam bentuk : Natrium (sodium) – Saccharine (sakarin), Na-Cycla-mate (siklamat), aspartame, sorbitol, dll.
4. Pengenyal (Bakso) Berbahaya
Biasanya dalam bentuk : Boraks, dll.
Dampak negatif bagi kesehatan manusia:
Terdapat banyak efek (dampak) negatif penyalahgunaan (kontaminasi) bahan kimia ber-bahaya yang dipakai sebagai bahan tambahan pangan. Di antara efek negatif yang sering muncul adalah :
    1. Keracunan, mulai gejala ringan hingga efek yang fatal (kematian).
    2. Kanker, seperti kanker leher rahim, paru-paru, payudara, prostat, otak, dll.
    3. Kejang-kejang, mulai tremor hingga berat.
    4. Kegagalan peredaran darah (gangguan fungsi jantung, otak, reproduksi, endokrin).
    5. Gejala lain, seperti : muntah-muntah, diare berlendir, depresi, gangguan saraf, dll.
    6. Gangguan berat, seperti : kencing darah, muntah darah, kejang-kejang, dll. 
MARI KITA LEBIH BERHATI-HATI
Sesungguhnya kehati-hatian adalah senjata paling ampuh untuk mencegah resiko negatif di masa yang akan datang.
A.FORMALIN
Apakah formalin itu? 
Formalin adalah nama populer dari zat kimia formaldehid yang dicampur dengan air. Larutan formalin tidak berwarna, berbau menyengat, larut dalam air dan alkohol. La-rutan formalin mengandung 37% formalin gas dan methanol.
Peruntukkan sebenarnya?
Pengawet mayat, disinfektan, antiseptik, anti jamur, fiksasi jaringan, industri tekstil dan kayu lapis, juga sebagai germisida dan fungisida (pada tanaman/sayuran), sebagai pembasmi lalat dan serangga lainnya. Penyimpangan pada industri pangan?
Formalin sering dipakai untuk mengawetkan produk mie basah, tahu, dan ikan segar.
Tanda-tanda penyimpangan pada produk?
  1. Tahu : lebih kenyal, bisa tahan hingga 2 hari, tidak dikerubungi lalat, terdapat bau khas formalin, dll.
  2. Mie kuning : lebih kenyal, bisa tahan 2-3 hari (kalau tidak pakai hanya bertahan 4-6 jam), tidak dikerubungi lalat, memi-liki warna lebih terang dari biasanya, terdapat bau khas formalin.
  3. Ikan segar : lebih awet, nampak sekilas lebih segar, tekstur awet, tidak dikeru-bungi lalat, dll. Bau khas formalin mem-buat lalat enggan mendekat.
Gambar Ilustrasi
Efek (dampak) negatif bagi tubuh?
Jika terhirup, formalin akan menyebabkan rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan, sukar bernapas, napas pendek, sakit kepala, dan kanker paru-paru.
Di antara efek formalin pada kulit adalah munculnya warna kemerahan, gatal, dan ter-bakar. Pada mata, senyawa ini akan menyebabkan kemerahan, gatal, berair, kerusakan, pandangan kabur, s.d. kebutaan.
Kalau kandungannya sudah sangat tinggi, formalin akan mengakibatkan iritasi pada lambung, alergi, muntah, diare bercampur darah, dan kencing bercampur darah. Bukan itu saja, formalin juga bisa mengakibatkan kematian karena kegagalan peredaran darah
B.     BORAKS
Apakah boraks itu? 
Boraks (asam borat) adalah senyawa berbentuk kristal putih, tidak berbau, dan stabil pada suhu serta tekanan normal.
Peruntukkan sebenarnya?
Banyak dipakai untuk mematri logam, proses pembuatan gelas dan enamel, sebagai pengawet kayu, dan pembasmi kecoa.
Penyimpangan pada industri pangan?
Banyak dipakai pada : bakso, kerupuk karaks, mie bakso, tahu, batagor, pangsit.
Efek (dampak) negatif bagi tubuh?
Pemakaian yang sedikit dan lama akan terjadi akumulasi (penimbunan) pada jaringan otak, hati, lemak, dan ginjal. Pemakaian dalam jumlah banyak mengakibatkan demam, anuria, koma, depresi, dan apatis (gangguan yang bersifat sarafi).
 C.    RHODAMIN – B 
Apakah Rhodamin – B itu? 
Rhodamin – B (Rhodamin – B) adalah pewarna sintetis berbentuk kristal, tidak berbau, berwarna merah keunguan, dalam larutan berwarna merah terang berpendar.
Peruntukkan sebenarnya?
Pewarna kertas, tekstil, dan cat tembok.
Penyimpangan pada industri pangan?
Banyak dipakai pada : minuman (es mambo, limun, syrup), lipstik, permen, obat, saos.
Efek (dampak) negatif bagi tubuh?
Jika terhirup dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan. Dapat pula menimbu-kan iritasi pada kulit, iritasi pada mata (kemerahan, oedema pada kelopak), iritasi pada saluran pencernaan (keracunan, air seni ber-warna merah, kerusakan ginjal), dll.
Akumulasi dalam waktu lama berakibat gangguan fungsi hati hingga kanker hati, merusak kulit wajah, pengelupasan kulit, hipopigmentasi, hiperpigmentasi, dll.
D.    METHANYL YELLOW
Apakah Methanyl yellow itu? 
Methanyl yellow adalah pewarna sintetis berwarna kuning menyala.
Peruntukkan sebenarnya?
Pewarna kertas, tekstil, dan cat tembok.
Penyimpangan pada industri pangan?
Banyak dipakai pada : minuman (sirup, limun), agar-agar (jelly), limun, manisan (pisang, mangga, kedondong, dll.), permen.
Efek (dampak) negatif bagi tubuh?
(lihat : Rhodamin – B).
Tanda-tanda penyimpangan pada produk?
Warnanya terlihat homogen/seragam, cerah, penampakannya mengkilat, dll.


Sumber :http://www.jelajahunik.us/2013/01/zat-berbahaya-dalam-makanan.html

7 Tempat Teraman di Dunia

1. London Tower


Di dalam London Tower, terletak perhiasan mahkota Inggris, Koh-i-Noor, dan berlian 109k, Star of Africa. London Tower dijaga dengan angkatan bersenjata, dinding baja dan ribuan kamera CCTV. Setiap perampok atau pencuri akan berpikir jutaan waktu untuk berpikir guna menembus sistem keamanannya.



2. Sealand




Seperti namanya, Sealand adalah sebuah negara dengan tanah laut. Meskipun, tempat ini terpencil di tengah laut, area ini sepenuhnya dilindungi dan berdiri di yurisdiksi internasional sendiri. Lokasi itu sendiri terletak 10km di pantai Suffolk, Inggris. Tempat ini diatur oleh seorang raja dan daerah ini juga memiliki hari Kemerdekaan sendiri.



3. Granite Bunker



Granite Bunker merupakan suatu bunker tua yang telah digunakan sejak perang dingin. Bunker ini terletak di kota Salt Lake dan bunker itu sendiri dibangun 200 meter di dalam gunung granit. Pintu depan bunker dibuat dengan 12 ton logam. Pintu ini begitu kuat dan tak bisa ditembus bahkan oleh tembakan tank sekalipun.



4. Norad Central



Norad Central dikendalikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat dan masih beroperasi secara efektif sampai hari ini. Norad Central adalah sebuah bangunan yang dibangun 600 meter di bawah Gunung Cheyenne. Tempat ini dibingkai dengan 1,319 baja dan setiap baja memiliki berat 450kg. Bangunannya sendiri mencakup wilayah 18.000 persegi, kamar 14 x 180m dengan pintu 2 x 25 ton, dan 15 kamar dengan 3 tingkat.



5. Bold Lane Parksafe



Bold Lane Parksafe, Derby, Derbyshire, Inggris, dirancang untuk menjadi tempat parkir paling aman di dunia. Area parkir yang difasilitasi dengan sensor gerakan dan 190 kamera pengintai. Setelah sensor menunjukkan aktivitas mencurigakan, tim keamanan akan memeriksa segera. Pada tahun 2003, fokus BBC telah mencatatkan Bold Lane sebagai salah satu tempat paling aman di dunia.



6. Fort Knox




Fort Knox adalah salah satu tempat penyimpanan cadangan emas paling aman di AS. Bangunan ini terletak di Kentucky dan masih beroperasi sampai detik ini. Di dalam gedung, terdapat ribuan emas batangan, data rahasia pemerintah AS, dan termasuk naskah asli Magna Charta. Pintu dibuat dari 20 ton baja padat dan itu dijaga oleh pasukan terlatih dengan senjata berat, kamera pengintai, dan sistem keamanan elektronik lainnya.



7. Area 51



Area 51 adalah sebuah wilayah eksklusif bagi kebanyakan orang di AS dan seluruh dunia. Di daerah ini, Angkatan Udara AS, membangun dan menguji coba senjata baru mereka, rudal dan sistem pertahanan. Area 51 terletak di gurun Nevada dan di samping kegiatan rahasia mereka, tempat ini dikenal karena lokasi kecelakaan UFO.


Sumber :http://www.jelajahunik.us/2012/12/7-tempat-teraman-di-dunia.html

KARYA ILMIAH

Nama : Ricky Wahyudi
kelas : 3kb01
NPM : 25110898

Tugas : 4
KARYA ILMIAH
Karya ilmiah (bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Ada berbagai jenis karya ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Skripsi umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu, makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian.

Tujuan Karya Ilmiah
  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
  • Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

MANFAAT KARYA ILMIAH

Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya
CONTOH LATAR BELAKANG MASALAH DAN TUJUAN PENULISAN

1.1  Latar Belakang Masalah

Pada praktikum Mikroprosesor, praktikan tidak hanya belajar dalam bentuk teori saja, melainkan dituntut  untuk praktek dan  meyusun atau merangkai komponen elektronika menjadi sebuah alat yang berguna untuk kehidupan sehari-hari, dengan cara ini praktikan mampu membuktikan teori-teori yang terdapat pada modul praktikum. Selain membuat alat, praktikan juga harus membuat bentuk alat peraga yang dibuat atas dasar alat yang dibuat, sehingga para praktikan memiliki pengetahuan lebih dalam membuat suatu rangkaian aplikasi Mikroprosesor.
  Automatic Roof adalah sebuah sistem yang mengatur buka dan tutup atap rumah sesuai kondisi cuaca. Salah satu contoh keuntungan dari alat ini adalah kita dapat menjemur pakaian dengan santai tanpa perlu khawatir pakaian kita akan kehujanan, karena atap akan menutup secara otomatis saat terjadi hujan.
Di zaman modern ini semua kegiatan manusia dibuat serba praktis dengan adanya teknik otomatisasi. Otomatisasi adalah sebuah teknik yang bekerja secara otomatis berdasarkan  respon tanpa adanya campur tangan manusia. Hal-hal yang sulit dikerjakan dan berbahaya pun dapat digantikan oleh teknik otomatisasi ini. Salah satu dari contoh teknik ini adalah Automatic Roof. Automatic roof adalah sebuah alat yang digunakan untuk membuka atau menutup atap, yang biasa digunakan apabila hujan maka atap akan menutup dan jika cahaya muncul maka atap akan terbuka, dalam kehidupan sehari-hari alat ini bisa digunakan untuk tempat menjemur pakaian, apabila hujan atap secara otomatis tertutup dan pakaian yang sedang dijemurpun tidak akan terkena hujan, dan membuat pemilik rumah tidak khawatir tentang jemurannya tersebut.
Berdasarkan uraian yang penulis jelaskan, alat yang penulis pilih masih ada hubungannya dengan teori yang terdapat di modul praktikum yang dipelajari. Pada rangkaian Automatic Roof ini terdapat 2 buah sensor yaitu sensor air dan sensor cahaya, selain itu pula terdapat motor DC yang berguna untuk menggerakan atap terbuka atau tertutup, dan komponen yang paling penting dalam alat ini adalah IC AT89S51, IC mikrokontroller yang memiliki beberapa keuntungan dan keunggulan, antara lain tingkat kendala yang tinggi, komponen hardwere eksternal yang lebih sedikit, kemudahan dalam pemrograman. Dan hemat dari segi biaya. IC AT 89S51 memiliki program internal yang mudah untuk dihapus dan diprogram kembali secara berulang – ulang.
1.2  Batasan Masalah
Automatic Roof  merupakan alat yang bekerja berdasarkan kondisi cahaya dan kondisi hujan. Oleh karena itu pembahasan tentang Automatic Roof disini hanya berkisar antara penggunaan sensor LDR dan sensor air, serta respon dari alat ini berupa Motor DC yang menggerakan atap dantampilan kondisi cuaca di LCD Display.
1.3  Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah menjelaskan tentang cara pembuatan alat dan teknik otomatisasi dari alat Automatic Roof  yang menggunakan sensor LDR dan sensor air, berdasarkan   pemrograman yang ditanamkan didalam IC mikrokontroler. Adapun  tujuan  yang  lebih  lanjut  dari penulisan laporan ini adalah :

1.      Memberikan  penjelasan  dan  cara  kerja  secara  garis  besar  dari  proyek elektronika yang telah dibuat.
2.      Memberikan  pengenalan  dasar  tentang  rangkaian  Automatic roof,  serta komponen-komponen dalam Rangkaian ini.
3.      Sebagai  syarat  kelulusan  dan  syarat  untuk  mengikuti  Ujian  Akhir  Semester pada Semester ini tahun ajaran 2012/2013.
4.      Menambah  wawasan  penulis  mengenai  perkembangan  didalam  bidang elektronika.
5.      Melatih penulis dalam karya tulis.
Sumber :
1.      http://id.wikipedia.org/wiki/Karya_ilmiah
2.   http://dickysmk3.blogspot.com/
3.   makalah Autoroof

EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)

Nama : Ricky Wahyudi
kelas : 3kb01

NPM : 25110898
Tugas : 3


EYD atau Ejaan Yang Disempurnakan. Ejaan sering kali tampaknya amat sederhana karena kesederhanaannya itulah orang sering melupakannya, padahal pedoman EYD, kamus, dan tata bahasa merupakan rambu-rambu untuk menuliskan bahasa tulisan baku.


Ejaan yang berlaku sekarang dinamakan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). EYD mulai diberlakukan tanggal 16 Agustus 1972. Ejaan yang ketiga dalam sejarah bangsa Indonesia ini memang merupakan  paya penyempurnaan ejaan sebelumnya yang sudah dipakai selama 25 tahun yang dikenal dengan nama Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi (Menteri PP dan K Republik Indonesia pada saat ejaan itu diresmikan pada tahun 1947).



Ejaan pertama bahasa Indonesia adalah ejaan Van Ophuijsen (nama seseorang guru besar Belanda yang juga memperhati bahasa), diberlakukan pada tahun 1901 oleh pemerintah Belanda yang berkuasa di Indonesia pada masa itu. Ejaan Van Ophuijsen dipakai selama 46 tahun, lebih lama dari ejaan republik, yang dikpakai selama 25 tahun. Ejaan Van Ophujsen baru diganti setelah 2 tahun Indonesia merdeka.

Ejaan adalah keseluruhan peraturan bagaimana melambangkan bunyi ujuran dan bagaimana hubungan antara lambang-lambang itu atau pemisahan dan penggabungannya dalam suatu bahasa.
Ruang Lingkup Ejaan yang Disempurnakan:
  1. Pemakaian Huruf
  2.  Penulisan Huruf
  3. Penulisan Kata
Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih.
1. Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik.
Contoh:
A.S. Surajuddin
Muh. Yamin
Djaja Hs.
M.B.A. master or business administration
M.Sc. master of science
S.E. sarjana ekonomi
Bpk. bapak
Sdr. saudara

2. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti dengan tanda titik.
Contoh:
DPR – Dewan Perwakilan Rakyat
PT – Perseroan Terbatas
KTP – Kartu Tanda Penduduk

3. Singkatan umum yang terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Singkatan yang terdiri dari dua huruf diikuti tanda titik pada setiap hurufnya.
Contoh:
dll. – dan lain-lain
dsb. – dan sebagainya
sda. – sama dengan di atas
Yth. – Yang terhormat
a.n. atas nama (bukan a/n)
d.a. dengan alamat (bukan d/a)
u.b. untuk beliau (bukan u/b)
u.p. untuk perhatian (bukan u/p)

4. Lambang kimia, singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang tidak diikuti tanda titik.
Contoh:
Cu (kuprum/timah)
TNT (trinitroluen)
cm (sentimeter)
Rp (rupiah)

Akronim ialah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata.
1. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal sari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital.
Contoh:
ABRI – Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
LAN – Lembaga Administrasi Negara
IKIP – Institut Keguruan Ilmu Pendidikan
2. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital.
Contoh:
Akabri – Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Bappenas – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
3. Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf, suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata seluruhnya ditulis dengan huruf kecil.
Contoh:
pemilu – pemilihan umum
rapim – rapat pimpinan
Jika dianggap perlu membentuk akronim, hendaknya diperhatikan syarat-syarat berikut:
1) Jumlah suku kata akronim jangan melebihi suku kata yang lazim pada kata Indonesia.
2) Akronim dibentuk dengan mengindahkan keserasian kombinasi vokal dan konsonan yang sesuai dengan pola kata Indonesia yang lazim.

sumber: 
http://rizkyrizkyramadhan.blogspot.com/2012/12/eyd-ejaan-yang-dibenarkan.html

PERANAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA

Nama : Ricky Wahyudi
kelas : 3kb01

NPM : 25110898
Tugas :1


Pengertian bahasa
Secara umum bahasa didefinisikan sebagai lambang. Bahasa adalah alat komunikasi yang berupa system lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia.

Manusia tidak dapat lepas dari bahasa. Terbukti dari penggunaannya untuk percakapan sehari-hari, tentu ada peran bahasa yang membuat satu sama lain dapat berkomunikasi, saling menyampaikan maksud. Tak hanya dalam bentuk lisan, tentu saja bahasa juga digunakan dalam bentuk tulisan.
Pemikiran seseorang tentunya akan lebih mendapat pengakuan ketika sudah “dituliskan” sehingga orang lain yang membaca akan mengetahui apa yang ingin disampaikan seorang penulis. Pada dasarnya seluruh kegiatan manusia akan sangat berkaitan erat dengan bahasa. Entah sekedar bercakap-cakap dengan teman, atau dalam kegiatan formal seperti sekolah, kuliah bahkan dalam pekerjaan. Filsafat juga tidak dapat lepas dari bahasa. Banyak filsuf yang justru mengawali pemikirannya dari problem bahasa. Tentunya bahasa disini bukan berarti sekedar mempelajari tata gramatikal bahasa ataupun bahasa asing, melainkan bagaimana pengertian seseorang dapat terpengaruh ‘hanya’ dari penggunaan kata-kata atau pemikiran. Sangat penting untuk dapat tetap berpikir kritis dalam mengerti ucapan seseorang maupun teks.
Teori-teori yang berkembang dalam filsafat bahasa inilah yang kemudian menjadi alat bagi setiap orang untuk dapat lebih mengeksploitasi sebuah pemikiran, baik yang terucapkan maupun dalam bentuk teks.Mungkin akan terkesan “ah, bahasa kan sama saja dengan perbincangan sehari-hari, apa susahnya sih? Toh, ucapan-ucapan itu bisa saja mudah dimengerti.” Memang kesannya bahasa tidak ada kaitannya dengan filsafat. Tapi Bahasa ternyata tidak hanya mencakup bagaimana seseorang berkomunikasi dengan orang lain, tetapi juga dapat menjadi hal yang kompleks. Sebuah perjanjian antar negara juga menggunakan bahasa yang disepakati pihak-pihak yang terkait agar tercapai kesepakatan. Tanda-tanda yang hadir dalam kehidupan kita sehari-hari juga bagian dari bahasa. Contoh, rambu-rambu lalu lintas tentu akan sangat tidak efisien jika dituliskan dalam bentuk huruf.
Para pengguna jalan tentu tidak akan sempat membaca tulisan-tulisan itu. Karena itu untuk mempermudah, dibuat simbol-simbol yang dikonvensikan dan dimengerti masyarakat. Lalu bagaimana dengan bahasa isyarat?

Ada orang-orang yang tentu tidak dapat menggunakan bahasa verbal, karen itu dibuatlah kode-kode khusus agar komunikasi tetap dapat berjalan dengan baik. Dan banyak kode-kode khusus lain yang dibuat untuk mempermudah menyampaikan sebuah pesan. Bahasa verbal pun ternyata tidak dapat diartikan secara harafiah begitu saja.
Ada kalanya sebuah teks atau percakapan akan menggunakan ‘kode-kode’ penyampaian. Misalkan dalam bahasa puisi. Ataupun politikus-politikus yang menggunakan kiasan-kiasan ketika berpidato atau sekedar menjawab pertanyaan-pertanyaan. Dari banyaknya peran bahasa ini, kita dapat melihat bahwa mengerti bahasa bukan hal yang mudah. Harus ada kekritisan dalam menerjemahkan sebuah pesan. Inilah pentingnya peran interpretasi. Tanpa interpretasi, tentunya semua akan mengalir dengan datar. Nampak membosankan bukan jika puisi ditulisakan sama dengan percakapan sehari-hari. Justru simbol-simbol yang ada semakin memperindah penggunaan bahasa.
Kudera dalam bukunya The Art of Novel mengatakan bahwa manusia akhir-akhir ini memiliki kecenderungan ‘malas’ menginterpretasi segala sesuatu. Semakin maju perkembangan zaman, manusia justru semakin terlihat pasrah menerima begitu saja segala sesuatu yang hadir. Tak ada keinginan untuk mengartikan tanda-tanda disekitarnya. Akibatnya, keberagaman hidup semakin berkuran. Ada kesan ingin menyeragamkan segalanya. Menyedihkan sekali jika suatu saat semua orang menjadi ‘robot’ yang tidak memiliki keunikan masing-masing. Hal ini terjadi akibat hilangnya sense seseorang untuk berani memaknai teks.
Ada tiga tipe orang-orang yang dianggap sebagai iblis pematian makna. Tipe pertama adalah orang-orang yang selalu menertawakan ide-ide baru. Tipe-tipe oang semacam ini yang seringkali menjatuhkan mental seseoarang yang ingin menyampaikan ide baru, dan tentu saja seperti oang-orang konservatif, mereka tidak menginginkan perubahan. Tipe yang kedua adalah orang-orang yang tidak mau mengartikan bahasa dan tanda yang ada, ibarat umat yang ‘dibodohi’ oleh nabinya, mereka menurut begitu saja pada dogma yang disampaikan oleh sang nabi. Hal ini sangat berbahaya terutama bagi kreatifitas. Tanpa imajinasi tentunya tidak akan ada keberagaman hidup. Dan tipe yang terakhir adalah tipe orang-orang yang hanya meniru yang sudah ada. Ketiga tipe inilah yang seharusnya dihindari oleh setiap orang agar perkembangan bahasa, tanda, dan pemaknaan menjadi lebih beragam.Filsafat mencoba membawa bahasa pada pembahasan yang lebih kritis.

Ada beberapa poin yang dapat dikaitkan dengan bahasa. Antara lain dengan.
  1. Akal, yang sangat erat dengan logika. 
  2.  Makna dan interpretasi, yang merupakan bagian yang sudah melekat dengan bahasa 
  3. Konvensi, karena tanpa konvensi bahasa tidak ada artinya karena tidak dimengerti oleh semua orang. 
  4. Dimensi bahasa obyektif, dapat dimengerti oleh semua untuk mengatasi ruang dan bersifat universal dan ilmiah. 
  5. Intertekstualitas, bagaimana teks-teks lain saling mempengaruhi pemahaman seseorang. Dan dari sinilah kita kemudian dapat mencoba menganalisa sebuah teks atau tanda dengan aliran-aliran yang berkembang dari filsafat bahasa

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia
Fungsi utama bahasa, seperti disebutkan di atas, adalah sebagai alat komunikasi, atau sarana untuk menyampaikan informasi (fungsi informatif). Tetapi, bahasa pada dasarnya lebih dari sekadar alat untuk menyampaikan informasi, atau mengutarakan pikiran, perasaan, atau gagasan, karena bahasa juga berfungsi:
  • untuk tujuan praktis: mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari.
  • untuk tujuan artistik: manusia mengolah dan menggunakan bahasa dengan seindah-indahnya guna pemuasan rasa estetis manusia.
  • sebagai kunci mempelajari pengetahuan-pengetahuan lain, di luar pengetahuan kebahasaan.
  • untuk mempelajari naskah-naskah tua guna menyelidiki latar belakang sejarah manusia, selama kebudayaan dan adat-istiadat, serta perkembangan bahasa itu sendiri (tujuan filologis).

Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan, yaitu  sebagai bahasa nasional dan sebagai bahasa negara. Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi:


  • sebagai lambang kebanggaan nasional 
  • sebagai lambang identitas nasional,   
  • sebagai alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda latar belakang sosiala budaya dan bahasanya. 
  • sebagai alat perhubungan antarbudaya dan antardaerah.

Dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi :

  1. sebagai bahasa resmi negara 
  2. sebagai pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan 
  3. sebagai bahasa resmi di dalam perhubungan tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan  pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan. 
  4. sebagai bahasa resmi di dalam pembangunan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.

SUMBER:
http://rizkyrizkyramadhan.blogspot.com/2012/10/peranan-dan-fungsi-bahasa-indonesia.html

Kamis, 12 Juli 2012

sistem digital

Nama : Ricky Wahyudi
kelas : 2kb01
NPM : 25110898

Kali ini saya akan membuat post yang berhubungan dengan sistem digital,jadi mula-mula kita mulai dengan apa pengertian sistem digital tersebut. Sistem digital adalah Suatu sistem yang berfungsi mengukur suatu nilai atau besaran yang bersifat tetap / tidak teratur dalam bentuk diskrit berupa digit- digit / angka -angka. jadi, kita tidak selalu berhubungan dengan angka" biasa saja, bahkan kita juga mengubah angka tersebut menjadi bentuk yang kta inginkan.
Didalam sistem digital kita akan berhubungan yang namanya, seperti:
1. Decoder, yaitu suatu rangkaian digital yang mengubah bilangan biner menjadi digital.
2. Encoder, yaitu suatu rangkaian digital yang mengubah bilangan digital menjadi biner
3. Multiplexer, yaitu suatu rangkaian digital yang memiliki beberapa input dan 1 output, tetapi inputnya di tentukan selector nya.
4. Demultiplexer,yaitu suatu rangkaian digital yang memiliki beberapa output dan 1 input, tetapi outputnya di tentukan selector nya.

5. Comparator, yaitu suatu rangkaian digital yang membandingkan 2 sinyal ac maupun dc dengan suatu referensi
6. Half Adder, Half Subtractor, Full Adder, Full Subtractor
6. Flip-Flop Terdiri dari RS flip=flop, D Flip-flop JK Flip-Flop, T Flip-Flop
7. Counter dan Register, dalam counter terbagi menjadi 2 macam
    a. Berdasarkan Clocknya yaitu : Assynchronous Counter, Synchronous Counter
    b. Berdasarkan Pencahannya yaitu Up Counter, Down Counter, Up/Down Counter
8. Memory terbagi menjadi
    a  RAM (Random Access Memory) terbagi lagi menjadi DRAM dan SRAM
    b.ROM (Read Only Memory)
    c. PROM (Programable Read Only Memory)
   d. EPROM ( Eraseable Programable Read Only Memory)
   e. EEPROM ( Electrically Eraseable Programable Read Only Memory)
9. DAC ( Digital Analog Converter) 

10. ADC (Analog Digital Converter)
11. Aplikasi Xilinx dan Converter Biner to grey to Oktal to Hexa to Desimal to one complement to two complement 
Itu semua materi yang didapatkan dalam Praktikum Sistem Digital . dan disetiap Praktikum di Lab Komputer Gunadarma pati ada yang namanya membuat alat percobaan sebagai syarat untuk kelulusan praktikum tersebut. dan alat yang saya dan kelompok saya bikin adalah Penguji Tinggi Rendah.

Penguji Tinggi Rendah Adalah suatu rangkaian yang cara kerjanya itu menguji tinggi rendah nya suara yang diinput melalui microphone dan dengan output di display H (High) untuk suara Tinggi lalu L (Low) untuk Suara Rendah dan di tambah dengan Speaker untuk mendengar suara kita yang di ucapkan oleh Microphone tetapi untuk mengeluarkan suara ke speaker itu terdapat Switch (ON/OFF), Jadi kalau kita arahkan Switch tersebut ke arah ON, pasti suara akan terdengar yang dari kita ucapkan oleh microphone, sedangkan kita arahkan switch tersebut ke arah OFF, pasti suara nya tidak akan keluar sama sekali..

Dalam Rangkaian Penguji Tinggi Rendah ini terdapat 

1. 14 buah Resistor 
2. 5 buah DIODA
3. 5 buah transistor yang terdiri 4 buah transistor NPN dan 1 buah transistor PNP
4. 1 buah Seven Segment untuk melihat Output H (High)/ L (Low)
5. 1 buah Mic sebagai input suara
6. 1 buah Switch sebagai pengatur output suara ke speaker
7. 1 buah IC 74LS132 , IC ini yang berperan utama dalam rangkaian ini, di karenakan IC ini yang mengatur input dari suara yang di input dari mic itu tinggi / rendah
8. 1 buah PCB dan 2 Jack banana (Betina)
9. 1 buah Arclyc ukuran 15x15 cm
10. kabel pelangi (secukupnya)
dari alat- alat yang disebutkan diatas maka dibuatlah proyek Penguji Tinggi Rendah
akan tetapi Proyek Penguji Tinggi Rendah yang saya buat tidak berhasil 100%, hanya sekitar 40%. akan tetapi itu sudah cukup untuk membuat saya lulus Praktikum Sistem Digital di Lab Komputer.

Terima kasih
Ricky Wahyudi
25110898